anafrodisiak
anaphrodisiac
Ringkasan Singkat
Zat, obat, atau agen kimia yang berfungsi untuk mengurangi atau menekan dorongan dan gairah seksual.
Anafrodisiak adalah senyawa kimia atau agen farmakologis yang dirancang atau memiliki efek samping untuk meredam gairah seksual (libido). Secara historis, berbagai zat seperti kalium bromida, heroin, dan kamper telah diklaim memiliki efek ini, meskipun banyak di antaranya memiliki risiko kesehatan yang serius. Penggunaan anafrodisiak dalam dunia medis biasanya ditujukan untuk mengelola perilaku seksual yang menyimpang atau kompulsif, atau sebagai efek samping dari pengobatan gangguan jiwa tertentu.
Penting untuk dicatat bahwa penggunaan zat anafrodisiak dalam jangka panjang dapat menyebabkan komplikasi psikologis, termasuk hilangnya sensitivitas terhadap kenikmatan seksual secara keseluruhan (anestesi seksual). Selain obat-obatan, kondisi psikologis tertentu atau stres kronis juga dapat bertindak sebagai faktor anafrodisiak alami yang menurunkan minat seseorang terhadap aktivitas seksual. Evaluasi klinis sangat diperlukan sebelum menggunakan zat apa pun yang mempengaruhi fungsi seksual individu.
Referensi Yang Bisa Anda Gunakan
- Kaplan & Sadock's Synopsis of Psychiatry. (2014).
- APA Dictionary of Psychology.
Peringatan Sitasi Akademik
Halaman ini disusun murni sebagai alat bantu pemahaman awal. Dilarang keras mengutip halaman ini sebagai sitasi utama dalam karya ilmiah atau tugas akhir. Silakan gunakan literatur primer yang tercantum pada daftar pustaka.